PT Asuransi Perisai Listrik Nasional menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi pertumbuhan bisnis dan mengoptimalkan target rencana kerja pada Semester II Tahun 2026. Komitmen ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Dapen PLN dan Anak Usaha Semester 2 tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Veranda, Jakarta, dengan tema “Akselerasi Strategi Eksekusi Pencapaian Target RKAP 2026”.
Acara dihadiri oleh Wakil Direktur Utama PT PLN (Persero) Yusuf Didi Setiarto , Direktur Legal dan Human Capital PT PLN (Persero) Nurlely Aman, Ketua Dewas Dana Pesiun PT PLN (Persero) Teguh Widhi Harsono, Direktur Utama Dana Pesiun PT PLN (Persero) Antonius Resep Tyas Artono, Direktur Anak Usaha Dana pensiun PT PLN (Persero) yaitu PT Asuransi Perisai Listrik Nasional (PLN Insurance),PT Adhi Guna Putera (AGP), PT Maxima Daya Indonesia (MDI), PT Sinergi Properti Pratama (SPP), PT Gerbang Sinergi Pratama (GSP) dan PT Sinergi Solusi Utama (SSU).
Dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) tersebut semua Anak Usaha Dana Pensiun PT PLN (Persero) memberikan pemaparan evaluasi Semester I dan strategi semester II 2026
Kinerja Keuangan PT Asuransi perisai Listrik Nasional Semester I Tetap Sehat dan Kuat
Dalam pemaparan kinerja perusahaan Semester I, Presiden Direktur PT Asuransi Perisai Listrik Nasional, Pardamean Matondang, mengungkapkan bahwa indikator utama kesehatan finansial perusahaan terlihat dari pertumbuhan total aset yang kini menembus angka Rp3,38 triliun. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 3,9% dibandingkan dengan posisi pada akhir tahun 2025.
Strategi Agresif dan Efisiensi di Semester II
Memasuki Semester II, PT Asuransi Perisai Listrik Nasional memfokuskan strategi pada ekspansi lini pasar dan pengetatan tata kelola keuangan melalui beberapa langkah taktis:
Perkuat Sinergi dan Komitmen GCG
Langkah strategis ini sejalan dengan arahan Direktur Legal dan Manajemen Human Capital (LHC) PLN, Nurlely Aman, yang menekankan pentingnya anak usaha untuk segera merealisasikan komitmen kerja sama dari MoU dan PKS yang telah ditandatangani. Sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik, PT Asuransi Perisai Listrik Nasional memastikan setiap proses ekspansi bisnisnya selalu dijalankan dengan mengedepankan asas kepatuhan, Good Corporate Governance (GCG), Kajian Kelayakan Bisnis, serta Manajemen Risiko yang ketat.
Pardamean Matondang dalam penutupnya menyampaikan melalui percepatan implementasi program kerja dan penguatan sinergi bersama PLN Group serta mitra strategis, seluruh unit kerja PT Asuransi Perisai Listrik Nasional siap bergerak cepat mengamankan peluang bisnis demi mewujudkan target RKAP 2026 secara maksimal.